Home

Sejarah

Anggota

Angkatan

Kepengurusan

Lambang

DP dari Masa ke Masa

Kegiatan

Lain-lain


Jogja Bergoyang

Jogja diguncang gempa. itulah breaking news yang membangunkan saya yang baru tidur sejam lalu pada sabtu (27/5) sekitar pukul 06:30 wib. memang baru tidur sejam lalu, karena baru jam lima lewat saya tidur setelah ngedit semalaman. gempanya sendiri terjadi sekitar pukul 05:50 wib. gambarnya belum banyak, tapi dari narasi reporter tersirat terdapat banyak kerusakan.

antara mimpi dan sadar, saya masih tercenung duduk di atas kursi yang sebelumnya saya pakai untuk tidur. gempa? seberapa parah? jogja? banyak teman2 saya di jogja. bagaimana kabar mereka. sambil memandang tv yang sejak subuh nyala dengan suara nyaring, saya perhatikan berita tersebut. saya baru sadar, oh ya itu benar-benar gempa.

karena di kantor terlalu sibuk dengan pekerjaan, saya tidak sempat lagi memperhatikan seperti apa dampak gempa tersebut. sampai di rumah hampir malam, saya kembali menyalakan tv untuk mengikuti perkembangan gempa. saya terkesiap ketika membaca news ticker jumlah korban sudah mencapai 1.700 orang –baik di jogja maupun jawa tengah. oh god. jumlah itu pasti sementara dan seperti halnya kejadian bencana lain, jumlah korban akan terus bertambah.

saya tidak habis pikir. awas merapi yang selalu diwaspadai ternyata berujung bencana gempa, gempa tektonik. belakangan saya tahu, walaupun pusat gempa ada di laut, tapi dari selatan Jogja ke utara –tepatnya timur-laut– ada patahan/sesar yang bisa memperparah kondisi lokasi yang jauh dari pusat gempa, seperti klaten (jawa tengah).