Home

Sejarah

Anggota

Angkatan

Kepengurusan

Lambang

DP dari Masa ke Masa

Kegiatan

Lain-lain


Jakarta “Tenggelam”

Banjir… banjir… dan banjir lagi. Kondisi Jakarta pada hari Jumat ini (2/2/07) sama seperti lima tahun lalu –banjir di mana-mana dan terjadi kemacetan total. Saya tidak mau terjebak lagi selama 12 jam di jalan tol Jakarta-Tangerang seperti lima tahun lalu, maka malam ini saya dan teman-teman jalan di sela-sela kemacetan di tengah jalan tol.

Itulah menjelang akhir “petualangan” saya hari ini, setelah siang harinya terjebak banjir di dalam kantor.

Sekitar pukul 11 siang saya tiba di sekitar kantor. Namun tidak bisa masuk ke halaman kantor, karena air di mana-mana. Jalan yang biasa saya lalui setiap hari tidak bisa lagi dilalui, karena ketinggian air hampir sepusar. Lama saya mengobrol dengan teman-teman di bibir genangan air, tapi saya tidak mau basah-basah menerjang genangan air warna coklat.

Ada kabar bahwa lebih baik ke pintu gerbang utama, karena di sana ada mobil kantor yang sengaja mengangkut karyawan yang datang atau pulang untuk melewati genangan air. Akhirnya saya ke gerbang utama. Memang benar, tidak lama menunggu, akhirnya ada mobil yang siap mengangkut karyawan ke kantor.

Banjir kiriman yang dahsyat itu menggenangi halaman kantor. Banyak mobil dan motor –di mana pemiliknya sedang tugas luar kantor– hanya terlihat bagian atapnya. Airnya cukup deras dan warnanya sangat coklat pekat.

Di tengah kondisi memprihatinkan tersebut, ada pengalaman menarik. Biasanya makan enak di pinggir danau. Namun kali ini, saya dan teman-teman makan di kafe di kantor di tengah-tengah jebakan air. Sambil menikmati makanan dan duduk di kursi, sementara air menggenangi kaki saya. Dinginnnnn…. (dj)